
PRANCIS dan Spanyol akan saling berhadapan dalam laga semifinal ideal Piala Dunia 2026 pada Rabu (15/7).
Les Bleus berambisi menembus babak final untuk ketiga kalinya secara beruntun, sementara La Roja bertekad mengawinkan trofi Euro 2024 dengan gelar juara dunia.
Menjelang duel akbar tersebut, terdapat lima pertemuan masa lalu yang paling menarik dan kompetitif antara kedua negara.
Final Euro 1984: Prancis 2-0 Spanyol
Pertemuan kompetitif pertama kedua tetangga Eropa ini terjadi di Paris pada final Euro 1984, saat tim Prancis yang diinspirasi oleh Michel Platini meraih gelar internasional utama pertama mereka.
Pertandingan di Parc des Princes tersebut berubah setelah tendangan bebas Platini menjelang satu jam laga bergulir gagal ditangkap dengan sempurna oleh kiper Spanyol Luis Arconada, membuat bola terlepas masuk ke gawang dan membawa Prancis unggul.
Itu merupakan gol kesembilan Platini dalam lima pertandingan di turnamen tersebut, sekaligus membuka jalan kemenangan Prancis. Meski Yvon Le Roux mendapat kartu merah di menit-menit akhir, Bruno Bellone berhasil mengunci kemenangan Prancis.
Prancis keluar sebagai juara Eropa, sementara Spanyol tidak pernah lagi mencapai final turnamen besar hingga mereka memenangi Euro 2008.
Babak 16 Besar Piala Dunia 2006: Spanyol 1-3 Prancis
Satu-satunya pertemuan kedua tim di ajang Piala Dunia sebelum tahun ini terjadi di Jerman pada 2006, saat mereka berhadapan di babak 16 besar di Hanover.
Tim Spanyol yang kuat saat itu memuncaki grup dengan tiga kemenangan bersih, sedangkan Prancis harus bersusah payah lolos sebagai runner-up setelah ditahan imbang oleh Swiss dan Korea Selatan.
Spanyol sempat unggul lebih dulu melalui penalti David Villa, namun Franck Ribery berhasil menyamakan kedudukan sebelum turun minum.
Patrick Vieira kemudian membawa Prancis berbalik memimpin menjelang babak perpanjangan waktu, sebelum Zinedine Zidane memastikan kemenangan Les Bleus.
Skuad Prancis asuhan Raymond Domenech akhirnya kalah di partai final melalui adu penalti dari Italia. Di sisi lain, Spanyol harus kembali meratapi kegagalan memenuhi potensi besar mereka di turnamen utama, sebelum akhirnya bangkit memenangi Piala Dunia 2010 di antara kejayaan beruntun Euro 2008 dan 2012.
Final UEFA Nations League 2021: Spanyol 1-2 Prancis
Dalam beberapa tahun terakhir, rangkaian pertemuan kedua tim di tingkat turnamen terus berlanjut, yang dimulai pada final Nations League 2021 di Milan.
Di hadapan jumlah penonton yang terbatas akibat pandemi covid-19, Mikel Oyarzabal membawa Spanyol asuhan Luis Enrique unggul terlebih dahulu setelah laga berjalan satu jam.
Karim Benzema, penyerang Real Madrid yang kala itu baru kembali ke tim nasional setelah absen selama lebih dari lima tahun, menyamakan kedudukan memanfaatkan umpan Kylian Mbappe.
Mbappe kemudian mencetak gol kemenangan yang sekaligus menyegel gelar kedua bagi Prancis di bawah kepelatihan Didier Deschamps setelah Piala Dunia 2018.
Semifinal Euro 2024: Spanyol 2-1 Prancis
Tim Prancis di Euro 2024 sangat berbeda dengan skuad yang tampil impresif di Piala Dunia kali ini. Saat itu, mereka mencapai babak empat besar hanya dengan mencetak tiga gol dalam lima pertandingan, satu dari penalti dan dua lainnya dari gol bunuh diri.
Randal Kolo Muani menjadi pemain Prancis pertama yang mencetak gol dari permainan terbuka di turnamen tersebut saat membawa Prancis unggul cepat di semifinal melawan Spanyol di Muenchen.
Namun, Lamine Yamal menyamakan kedudukan lewat tendangan spektakuler, empat hari sebelum ulang tahunnya yang ke-17. Dani Olmo kemudian mencetak gol yang menjadi penentu kemenangan beberapa menit setelahnya, dan Spanyol terus melaju hingga mengalahkan Inggris di final.
Semifinal UEFA Nations League 2025: Spanyol 5-4 Prancis
Prancis telah memulai transformasi menjadi tim yang jauh lebih menarik ketika kedua tim terakhir kali bertemu di semifinal Nations League di Stuttgart, Juni tahun lalu.
Spanyol sempat memimpin 4-0 di awal babak kedua berkat gol-gol dari Nico Williams, Mikel Merino, penalti Lamine Yamal, dan Pedri.
Kylian Mbappe sempat memperkecil ketertinggalan melalui titik putih, namun Yamal mencetak gol kelima Spanyol.
Prancis kemudian bangkit dan mencetak gol melalui Rayan Cherki dan Randal Kolo Muani, di sela-sela gol bunuh diri Dani Vivian, untuk membuat papan skor menjadi lebih terhormat.
Spanyol akhirnya kalah di laga final melalui adu penalti dari Portugal. Spanyol juga menang 5-3 dalam perebutan medali emas Olimpiade 2024, laga di mana Manu Kone, Michael Olise, Jean-Philippe Mateta, Desire Doue, Rayan Cherki, Pau Cubarsi, dan Alex Baena semuanya bermain dan berpeluang tampil kembali dalam laga kali ini.
