
Jakarta – Bayam tidak hanya enak diolah menjadi sayuran. Sayuran hijau ini juga bisa dijadikan jus yang menyegarkan untuk menemani sarapan. Jika dikonsumsi secara rutin dalam pola makan seimbang, jus bayam dapat memberikan sejumlah manfaat bagi tubuh.
Bayam dikenal sebagai salah satu sayuran yang kaya nutrisi. Untuk membuatnya lebih nikmat, bayam dapat diblender bersama bahan lain seperti apel, pisang, atau perasan lemon.
Dikutip dari Times of India, salah satu keunggulan bayam berasal dari kandungan antioksidannya. Lutein, beta karoten, dan vitamin C merupakan beberapa senyawa yang dapat membantu mendukung sistem kekebalan tubuh.
Berikut beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari konsumsi jus bayam:
1. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh
Bayam menyediakan berbagai senyawa antioksidan yang dibutuhkan tubuh. Lutein, beta karoten, dan vitamin C membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas sekaligus mendukung fungsi sistem imun.
Karena itu, menjadikan jus bayam sebagai bagian dari pola makan dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh akan nutrisi yang mendukung daya tahan tubuh.
2. Membantu Menambah Energi
Jus bayam juga dapat menjadi pilihan minuman pada pagi hari karena mengandung sejumlah nutrisi yang berperan dalam metabolisme energi.
Bayam mengandung zat besi yang dibutuhkan dalam pembentukan sel darah merah. Sayuran ini juga dapat membantu mendukung pengaturan kadar gula darah sehingga tubuh memperoleh energi secara lebih optimal.
Selain itu, kandungan nitrat alami pada bayam berpotensi membantu meningkatkan aliran dan sirkulasi darah.
3. Menjaga Kesehatan Tulang
Mengonsumsi bayam juga memberikan asupan nutrisi yang berkaitan dengan kesehatan tulang.
Vitamin K dan kalsium yang terdapat dalam bayam berperan dalam membantu menjaga struktur serta kekuatan tulang. Dengan demikian, bayam dapat menjadi salah satu sumber nutrisi yang mendukung kesehatan tulang jika dikombinasikan dengan makanan bergizi lainnya.
4. Membantu Melancarkan Pencernaan
Jus bayam juga mengandung serat yang dapat mendukung fungsi sistem pencernaan. American Heart Association menyebutkan bahwa 100 gram bayam mentah mengandung sekitar 4 gram serat.
Serat membantu menjaga fungsi saluran cerna dan dapat memberikan rasa kenyang lebih lama. Namun, mengonsumsi jus saat perut kosong tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing orang karena respons pencernaan setiap individu bisa berbeda.
5. Cocok untuk Mendukung Program Diet
Bagi orang yang sedang mengatur berat badan, bayam dapat menjadi salah satu pilihan makanan rendah kalori.
Menurut Healthline, 100 gram bayam mentah hanya mengandung sekitar 23 kalori. Karena itu, bayam dapat digunakan sebagai bahan jus atau dikombinasikan dengan makanan lain dalam menu diet.
Mengutip FatSecret, satu gelas jus bayam berukuran sekitar 240 ml tercatat mengandung sekitar 65 kalori, 358 mg sodium, 4,56 gram karbohidrat total, 10 gram protein, serta 2.531 mg potasium.
Namun, kandungan nutrisi jus dapat berbeda tergantung jumlah bayam dan bahan tambahan yang digunakan. Penambahan gula atau bahan tinggi kalori juga dapat meningkatkan jumlah kalorinya.
Bolehkah Minum Jus Bayam Setiap Hari?
Secara umum, jus bayam dapat menjadi bagian dari pola makan sehari-hari. Konsumsi bayam secara rutin dikaitkan dengan berbagai manfaat, termasuk mendukung kesehatan jantung dan membantu memenuhi kebutuhan antioksidan serta serat.
Meski demikian, sebaiknya jangan hanya mengandalkan jus bayam untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. Tetap kombinasikan dengan beragam sayuran, buah, sumber protein, biji-bijian, serta makanan bergizi lainnya agar pola makan lebih seimbang.
Jika ingin menjadikan jus bayam sebagai menu rutin, pilih bahan tambahan yang rendah gula dan hindari penggunaan pemanis berlebihan.
