
Jakarta – Kacang mete menjadi salah satu camilan yang digemari banyak orang karena rasanya gurih dan teksturnya renyah. Di balik kelezatannya, kacang ini juga menyimpan beragam nutrisi yang mendukung kesehatan tubuh.
Tak hanya nikmat disantap langsung, kacang mete juga sering dijadikan pelengkap berbagai hidangan, seperti kue, sambal, hingga salad. Kandungan gizinya meliputi protein nabati, lemak sehat, serat, vitamin, mineral, serta antioksidan yang berperan penting dalam menjaga fungsi tubuh.
Walau memiliki kalori yang relatif tinggi, konsumsi kacang mete dalam jumlah yang sesuai justru dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kacang ini memberikan sejumlah manfaat jika dikonsumsi secara rutin dan tidak berlebihan.
Dirangkum dari GoodRx (15/06/2026), berikut lima manfaat utama kacang mete bagi kesehatan.
1. Mengandung Antioksidan yang Melindungi Tubuh
Salah satu keunggulan kacang mete adalah kandungan antioksidannya yang cukup tinggi. Senyawa ini membantu menangkal radikal bebas yang dapat memicu stres oksidatif, kondisi yang berkaitan dengan munculnya berbagai penyakit kronis.
Antioksidan dalam kacang mete meliputi polifenol, karotenoid, dan selenium. Polifenol membantu meredakan peradangan sekaligus mendukung daya tahan tubuh. Karotenoid berperan menjaga kesehatan mata dan fungsi otak, sedangkan selenium penting untuk menunjang kinerja kelenjar tiroid.
2. Menyediakan Protein Nabati
Kacang mete juga menjadi sumber protein nabati yang baik. Dalam sekitar 28 gram atau kurang lebih 18 butir kacang mete terkandung sekitar 5 gram protein.
Protein dibutuhkan tubuh untuk membangun serta memperbaiki jaringan, menjaga massa otot, memperkuat sistem imun, hingga membantu proses penyembuhan luka. Selain itu, protein memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga dapat membantu mengurangi keinginan untuk ngemil berlebihan.
3. Mendukung Kesehatan Jantung
Perpaduan lemak tak jenuh, serat, protein, serta antioksidan membuat kacang mete bermanfaat bagi kesehatan jantung. Mengonsumsi kacang mete dalam porsi yang tepat dikaitkan dengan tekanan darah yang lebih terkontrol.
Mineral seperti magnesium dan kalium yang terkandung di dalamnya juga berperan menjaga fungsi jantung dan pembuluh darah. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa kacang mete dapat membantu menurunkan kadar trigliserida sekaligus mengurangi peradangan yang berhubungan dengan penyakit kardiovaskular.
4. Membantu Menjaga Kadar Gula Darah
Kacang mete memiliki kandungan gula yang rendah, tetapi kaya akan serat, protein, dan lemak sehat. Kombinasi nutrisi tersebut membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah sehingga kadar gula darah menjadi lebih stabil.
Magnesium dalam kacang mete juga diketahui mendukung kerja hormon insulin yang berfungsi mengatur kadar gula darah. Selain itu, efek mengenyangkan dari protein dan lemak sehat dapat membantu mengurangi keinginan mengonsumsi makanan atau camilan manis.
5. Mendukung Pengelolaan Berat Badan
Walaupun cukup tinggi kalori, kacang mete tidak otomatis menyebabkan kenaikan berat badan jika dikonsumsi sesuai porsi. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kacang-kacangan secara rutin justru berkaitan dengan pengelolaan berat badan yang lebih baik.
Protein membantu menekan hormon ghrelin yang memicu rasa lapar, sedangkan serat menjaga rasa kenyang lebih lama sekaligus mendukung kesehatan saluran cerna. Kombinasi keduanya membuat kacang mete cocok dimasukkan ke dalam menu harian bagi mereka yang sedang menjaga berat badan.
Agar manfaatnya lebih optimal, pilih kacang mete mentah atau yang dipanggang tanpa tambahan garam maupun bumbu berlebihan. Porsi yang disarankan sekitar 28 gram atau sekitar 18 butir per hari. Namun, bagi penderita batu ginjal kalsium oksalat, konsumsi kacang mete sebaiknya dibatasi sesuai anjuran tenaga medis.
