
Jakarta – Air kelapa menjadi salah satu minuman yang sering dipilih untuk melepas dahaga sekaligus membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Rasanya yang segar membuatnya cocok dikonsumsi dalam berbagai situasi.
Selain membantu hidrasi, air kelapa juga mengandung elektrolit dan sejumlah nutrisi yang dapat memberikan manfaat bagi tubuh. Minuman ini disebut dapat membantu menjaga tekanan darah, melindungi sel dari radikal bebas, hingga mendukung keseimbangan gula darah.
Menariknya, meskipun air kelapa sebenarnya bisa diminum kapan saja, ada beberapa momen yang dianggap lebih tepat untuk menikmatinya. Dikutip dari NDTV Food, berikut waktu yang bisa menjadi pilihan untuk minum air kelapa.
1. Setelah bangun tidur
Air kelapa dapat dikonsumsi pada pagi hari, termasuk ketika perut masih kosong. Kandungan asam laurat di dalamnya dikaitkan dengan dukungan terhadap sistem kekebalan tubuh dan metabolisme.
Bagi ibu hamil, air kelapa juga kerap dipilih sebagai minuman untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan. Konsumsinya dapat membantu mengatasi dehidrasi dan sembelit yang terkadang muncul selama kehamilan.
Beberapa ibu hamil juga merasa air kelapa dapat membantu meredakan rasa mual atau sensasi tidak nyaman pada pagi hari. Namun, kebutuhan setiap orang tentu berbeda.
2. Menjelang atau setelah berolahraga
Air kelapa bisa menjadi pilihan untuk memenuhi kembali cairan tubuh sebelum maupun setelah melakukan aktivitas fisik.
Saat berolahraga, tubuh mengeluarkan keringat yang menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit. Air kelapa mengandung elektrolit seperti kalium sehingga dapat membantu menggantikan sebagian mineral yang hilang.
Meminumnya setelah olahraga juga dapat membantu tubuh kembali terhidrasi dan mengurangi rasa lelah akibat aktivitas fisik.
3. Menjelang waktu makan
Menikmati air kelapa sebelum makan dapat membuat perut terasa lebih terisi. Hal ini berpotensi membantu seseorang mengontrol porsi makanan dan menghindari makan secara berlebihan.
Air kelapa juga dapat menjadi bagian dari pola konsumsi cairan yang mendukung sistem pencernaan. Kandungan elektrolitnya turut membantu mempertahankan keseimbangan cairan dan mineral di dalam tubuh.
Sementara itu, konsumsi setelah makan juga dapat dilakukan apabila tubuh membutuhkan tambahan cairan.
4. Pada malam hari sebelum tidur
Sebagian orang memilih minum air kelapa pada malam hari karena dianggap memberikan efek menyegarkan dan menenangkan.
Aroma serta sensasi segar dari kelapa disebut dapat memberikan efek relaksasi bagi sebagian orang. Minuman ini juga mengandung elektrolit yang membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Air kelapa turut dikaitkan dengan fungsi saluran kemih karena membantu memenuhi asupan cairan. Namun, bukan berarti air kelapa dapat menggantikan pengobatan untuk infeksi saluran kemih maupun penyakit ginjal.
Tidak semua orang cocok minum air kelapa
Meski memiliki berbagai manfaat, air kelapa bukan minuman yang cocok untuk semua orang. Kandungan kaliumnya yang cukup tinggi perlu menjadi perhatian, terutama bagi orang dengan gangguan fungsi ginjal.
Menurut Verywell Health, penderita gagal ginjal maupun penyakit ginjal kronis sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum rutin mengonsumsi air kelapa. Ginjal yang mengalami gangguan mungkin tidak mampu membuang kelebihan kalium dengan optimal.
Jika kadar kalium dalam darah terlalu tinggi, seseorang dapat mengalami hiperkalemia yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan.
Selain itu, orang yang memiliki sindrom iritasi usus besar atau IBS juga sebaiknya memperhatikan jumlah air kelapa yang dikonsumsi. Kandungan karbohidrat tertentu di dalamnya dapat memicu atau memperburuk keluhan pencernaan pada sebagian orang.
Jadi, tidak ada satu waktu yang mutlak menjadi waktu terbaik untuk minum air kelapa. Minuman ini dapat dinikmati sesuai kebutuhan, tetapi memilih waktu tertentu seperti pagi hari, sekitar waktu olahraga, sebelum makan, atau malam hari dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan tubuh.
