Rencana pemindahan ibu kota Indonesia ke Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur menjadi salah satu proyek besar yang tengah menjadi perhatian nasional. Tidak hanya soal infrastruktur, namun juga berbagai aspek strategis dan keberlanjutan menjadi kunci utama. Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, turut memberikan pandangannya mengenai syarat-syarat penting yang harus dipenuhi agar proses ini berjalan sukses.
Ia menegaskan, pembangunan IKN akan terus digenjot oleh pemerintah untuk diselesaikan secepatnya.
Sarana dan prasarana yang dimaksud pun harus lengkap dibangun di IKN, mulai dari fungsi eksekutif, legislatif, hingga yudikatif. Adapun pemerintah menargetkan hal itu bisa terwujud dalam 3 tahun mendatang. (2/8/2025) Sabtu.
Saat ini, imbuh dia, Otorita IKN (OIKN) sedang bekerja keras untuk menyelesaikan pembangunan di kawasan tersebut, sesuai arahan Prabowo.
“Sebagaimana yang juga pemerintah sampaikan bahwa sampai hari ini pemerintah tetap berkomitmen sesuai dengan rencana adalah untuk menyelesaikan pembangunan IKN secepatnya,” katanya, merespons wartawan, di Kompleks Istana Kepresidenan, dikutip Sabtu (2/8/2025).
Sebelumnya, Prasetyo juga telah mengungkapkan, sarana untuk menjalankan fungsi lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif harus ada terlebih dahulu sebelum pemerintah akhirnya memutuskan pindah ibu kota.
Prabowo juga menegaskan bahwa sistem pemerintahan di ibu kota baru harus efisien dan transparan. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan masyarakat dan memastikan proses pembangunan berlangsung sesuai rencana dan tanpa hambatan.