
Jakarta – Menjaga kesehatan lambung tidak hanya soal menghindari makanan pedas. Pola makan sehari-hari, cara mengolah makanan, hingga kebiasaan hidup tertentu juga dapat memengaruhi kondisi saluran pencernaan.
Makanan yang terlalu asin, diasap, atau dibakar misalnya, sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan. Begitu pula dengan kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol yang dapat memperburuk kesehatan lambung.
Menurut ahli, menjaga pola makan tetap seimbang dengan memperbanyak makanan bernutrisi dapat membantu melindungi lambung dari berbagai gangguan.
Dikutip dari Hindustan Times, berikut sejumlah makanan dan kebiasaan yang perlu dibatasi demi menjaga kesehatan lambung.
1. Terlalu Sering Menyantap Makanan Pedas dan Asinan
Sensasi pedas dan rasa asam atau asin memang dapat membuat makanan terasa lebih nikmat. Namun, konsumsi secara berlebihan dapat membuat lambung lebih mudah mengalami iritasi, terutama pada orang yang memang sensitif terhadap makanan tersebut.
Dr Vipulroy Rathod, dokter spesialis gastroenterologi dari Fortis Hospital Mumbai, menjelaskan bahwa iritasi yang terjadi berulang dapat memengaruhi lapisan dinding lambung.
Makanan asinan juga perlu diperhatikan karena biasanya mengandung garam dalam jumlah tinggi. Asupan garam yang berlebihan dapat mengganggu lapisan pelindung lambung.
Sejumlah penelitian juga menemukan adanya hubungan antara konsumsi makanan asin atau pedas secara berlebihan dengan peningkatan risiko masalah lambung. Karena itu, porsinya sebaiknya tetap dikendalikan.
2. Terlalu Banyak Garam dalam Menu Harian
Garam memang dibutuhkan tubuh dalam jumlah tertentu. Namun, konsumsi yang berlebihan justru dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan.
Menurut Dr Rathod, asupan garam tinggi dapat melemahkan lapisan mukosa yang melindungi lambung. Kondisi tersebut membuat jaringan lambung lebih rentan mengalami gangguan.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah infeksi bakteri Helicobacter pylori atau H. pylori. Bakteri tersebut diketahui berkaitan dengan tukak lambung dan merupakan salah satu faktor risiko kanker lambung.
Mengurangi makanan yang sangat asin serta memperhatikan jumlah garam dalam masakan dapat menjadi salah satu cara sederhana menjaga kesehatan lambung.
3. Makanan yang Diasap atau Dibakar Terlalu Sering
Makanan yang dimasak dengan cara diasap atau dibakar memang memiliki aroma dan cita rasa khas. Namun, proses memasak dengan suhu tinggi, terutama hingga makanan menjadi gosong, dapat menghasilkan senyawa tertentu yang kurang baik bagi tubuh.
Salah satunya adalah polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs), senyawa yang terbentuk ketika bahan organik terbakar dan diketahui memiliki sifat karsinogenik.
Dr Rathod menyarankan agar konsumsi makanan yang diasap atau dibakar secara berlebihan dibatasi. Sebagai alternatif, makanan dapat dimasak dengan cara dikukus, direbus, atau menggunakan metode pemanggangan yang lebih terkontrol.
4. Merokok dan Minum Alkohol
Kesehatan lambung juga tidak terlepas dari gaya hidup. Merokok dan konsumsi alkohol merupakan dua kebiasaan yang sebaiknya dihindari atau dibatasi.
Berbagai zat berbahaya dalam rokok dapat merusak jaringan lambung dan meningkatkan kerentanan terhadap infeksi H. pylori. Sementara itu, konsumsi alkohol berlebihan dapat mengganggu kemampuan tubuh dalam memperbaiki jaringan yang mengalami kerusakan.
Dr Rathod menjelaskan bahwa kedua kebiasaan tersebut dapat membuat tubuh lebih sulit melawan infeksi sekaligus memperbaiki kerusakan jaringan.
Sejumlah penelitian juga mengaitkan kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol dengan peningkatan risiko kanker lambung, terutama jika dilakukan dalam jangka panjang.
5. Jarang Makan Buah dan Sayuran
Pola makan yang sehat tidak hanya ditentukan oleh makanan yang perlu dihindari. Memastikan tubuh mendapat cukup buah dan sayuran juga penting.
Buah dan sayuran menyediakan vitamin, mineral, serat, serta berbagai senyawa antioksidan yang membantu melindungi sel dari stres oksidatif dan peradangan.
Buah beri, jeruk, tomat, serta sayuran berdaun hijau termasuk beberapa pilihan yang kaya nutrisi. Kandungan vitamin dan senyawa antioksidan di dalamnya dapat mendukung perlindungan sel tubuh.
Sebaliknya, terlalu sering mengonsumsi makanan tinggi garam, pedas, dan berlemak hingga mengabaikan buah serta sayuran dapat membuat pola makan menjadi kurang seimbang.
Karena itu, menjaga kesehatan lambung sebaiknya dilakukan dengan membatasi makanan yang berisiko sekaligus memperbanyak makanan bernutrisi. Pola makan seimbang dan gaya hidup sehat tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan.
