
Jakarta – Cuaca panas yang melanda sejumlah wilayah Indonesia membuat tubuh lebih rentan mengalami dehidrasi, cepat lelah, dan kehilangan banyak cairan. Selain memperbanyak minum air putih, memilih makanan yang tepat juga menjadi langkah penting untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan suhu panas masih berpotensi terjadi hingga awal Mei 2026, terutama di daerah yang berada di selatan garis khatulistiwa. Masyarakat pun disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan saat matahari sedang terik serta menggunakan pelindung seperti topi atau payung ketika harus beraktivitas di luar.
Tak hanya itu, pola makan juga perlu diperhatikan. Beberapa jenis makanan justru dapat meningkatkan produksi panas tubuh sehingga rasa gerah dan haus menjadi lebih cepat muncul.
Mengutip Curlytales, berikut lima makanan yang sebaiknya dibatasi saat cuaca sedang panas.
1. Gorengan dan makanan berminyak
Aneka gorengan, ayam tepung, hingga camilan tinggi minyak sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan ketika suhu udara sedang tinggi.
Makanan berlemak memerlukan waktu lebih lama untuk dicerna sehingga tubuh menghasilkan lebih banyak panas selama proses metabolisme. Kandungan garamnya yang cukup tinggi juga dapat mempercepat hilangnya cairan tubuh, sehingga tubuh terasa lebih mudah lemas.
Sebagai pengganti, pilih menu yang dimasak dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang agar lebih ringan bagi sistem pencernaan.
2. Makanan bercita rasa pedas
Hidangan pedas memang menggugah selera, tetapi kurang ideal dikonsumsi saat cuaca sedang terik.
Capsaicin dalam cabai mampu meningkatkan suhu tubuh sekaligus memicu keluarnya keringat lebih banyak. Bila cairan yang hilang tidak segera diganti, risiko dehidrasi pun meningkat. Pada sebagian orang, makanan pedas juga dapat memicu gangguan lambung atau rasa tidak nyaman di perut.
Jika tetap ingin menikmati makanan berbumbu, pilih tingkat kepedasan yang lebih ringan dan lengkapi dengan sayuran segar.
3. Minuman yang mengandung kafein
Kopi, teh, maupun minuman berenergi menjadi pilihan banyak orang untuk meningkatkan semangat. Namun, saat cuaca panas, konsumsi minuman berkafein sebaiknya tidak berlebihan.
Kafein memiliki efek diuretik ringan yang dapat membuat frekuensi buang air kecil meningkat sehingga cairan tubuh lebih cepat berkurang. Selain itu, senyawa ini juga dapat meningkatkan aktivitas metabolisme yang ikut menghasilkan panas.
Sebagai alternatif, air putih, air kelapa, infused water, atau jus buah segar dapat menjadi pilihan yang lebih menyegarkan.
4. Makanan dan minuman tinggi gula
Es krim, kue manis, minuman bersirup, hingga dessert dengan kandungan gula tinggi memang terasa nikmat saat cuaca panas. Namun, konsumsi gula berlebihan justru bisa membuat tubuh lebih cepat lelah dan berpotensi meningkatkan risiko dehidrasi.
Selain itu, makanan tinggi gula juga membutuhkan proses metabolisme yang dapat menambah produksi panas dalam tubuh.
Sebagai pilihan yang lebih sehat, konsumsi buah-buahan dengan kandungan air tinggi seperti semangka, melon, atau jeruk agar tubuh tetap terhidrasi.
5. Hidangan berlemak dan kuah kental
Masakan bersantan, kari, atau hidangan berkrim termasuk makanan yang sebaiknya dikurangi ketika suhu udara sedang tinggi.
Jenis makanan ini cenderung lebih berat dicerna sehingga tubuh bekerja lebih keras selama proses pencernaan. Akibatnya, rasa begah dan panas pada tubuh bisa lebih mudah muncul.
Menu yang lebih ringan seperti sup bening, sayur tumis, atau lauk sederhana dapat menjadi pilihan yang lebih nyaman dikonsumsi saat cuaca terik.
Tips Menjaga Tubuh Tetap Segar Saat Cuaca Panas
Selain menghindari makanan yang dapat meningkatkan panas tubuh, pastikan kebutuhan cairan tetap tercukupi dengan minum air putih secara rutin. Konsumsi buah-buahan segar yang kaya air juga membantu menjaga hidrasi sepanjang hari.
Untuk pilihan minuman, air kelapa, air lemon, chaas (minuman yoghurt tradisional), maupun jus buah tanpa tambahan gula dapat menjadi alternatif yang lebih baik dibanding minuman tinggi gula atau berkafein. Dengan pola makan yang tepat dan asupan cairan yang cukup, tubuh akan lebih nyaman menghadapi cuaca panas.
